DPC PKB Kotabaru Gelar Diskusi Bedah Buku Sosialisme Islam, Tanamkan Nilai Keadilan Sosial

Kotabaru, penanews.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kotabaru menggelar diskusi bedah buku Sosialisme Islam di Aula Masjid Apung, Minggu (8/11/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua DPC PKB Kotabaru, Deny Rahmad, serta dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Kotabaru Dr. Nur Zazin, M.A., perwakilan Polres Kotabaru, anggota DPRD dari PKB, kader partai, pelajar hingga mahasiswa.

Diskusi ini mengangkat pemikiran sosialisme Islam yang menjadi salah satu instruksi pimpinan pusat PKB. Tema tersebut dinilai penting untuk dipahami sebagai landasan moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam pembahasannya, sosialisme Islam menekankan bahwa agama tidak semestinya dijadikan sebagai stempel kekuasaan. Sebaliknya, agama harus menjadi kompas moral untuk mengoreksi penyimpangan kekuasaan sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

Ketua DPC PKB Kotabaru, Deny Rahmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa agama bukan hanya menjadi urusan pribadi, tetapi juga harus menjadi landasan moral dalam memperjuangkan keadilan dan membela masyarakat yang tertindas. Menurutnya, keadilan sosial yang diperjuangkan harus berlandaskan nilai-nilai tauhid.

Ia juga mengingatkan pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto yang mengajarkan pentingnya organisasi dan keberanian melawan ketidakadilan. Sementara Ali Syariati mengajarkan bahwa Islam merupakan agama pembebasan.

“Nilai-nilai inilah yang terus menjadi inspirasi perjuangan PKB, politik yang berpihak kepada rakyat, politik yang membela rakyat yang lemah, dan politik yang membawa rahmat kepada seluruh alam,” ujarnya.

Deny berharap, melalui kegiatan tersebut, kader PKB tidak hanya memahami politik praktis, tetapi juga mampu mendalami nilai-nilai ideologi yang menjadi dasar perjuangan partai.

“Dengan demikian, kita berpolitik tidak hanya untuk mencari jabatan, melainkan untuk menegakkan keadilan di Kotabaru yang kita cintai ini,” tutupnya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMAN 1 Kotabaru, Muhammad, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui diskusi tersebut.

Menurutnya, kegiatan bedah buku itu memberikan wawasan mengenai hubungan antara Islam dan sosialisme, khususnya bagi kalangan pelajar.

“Menurut saya sangat berkesan. Saya mendapatkan ilmu, apalagi saya sebagai siswa mendapatkan pengalaman tentang Islam dan sosialisme,” ungkapnya.

Melalui diskusi tersebut, DPC PKB Kotabaru berharap pemikiran sosialisme Islam dapat dipahami lebih luas, khususnya oleh kader, generasi muda, serta masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman tentang keadilan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

(Aswad)