oleh

FIKOM Creative Movement 2026 Bekali Generasi Muda dengan Keterampilan Digital Branding dan Public Speaking

Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional melalui penyelenggaraan FIKOM Creative Movement 2026. Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah Seminar Digital Branding dan Workshop Public Speaking yang menghadirkan praktisi berpengalaman di bidang industri kreatif dan komunikasikomunikasi, (20/06/26).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir Semester 4 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang pada mata kuliah Event Management yang diampu oleh Noni Nurjanah, S.I.Kom., M.I.Kom. serta mata kuliah Protokoler & MC yang diampu oleh Nur’aeni, S.Psi., M.Si. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan teori
yang telah dipelajari di dalam kelas ke dalam penyelenggaraan sebuah acara yang profesional dan berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Subang, mulai dari unsur Rektorat, pimpinan fakultas ilmu komunikasi, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, para dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, serta kehadiran mahasiswa dari berbagai fakultas. Kehadiran para akademisi dan pimpinan kampus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas serta kemampuan mahasiswa dalam mengelola sebuah event secara profesional.

Di bawah kepemimpinan Ketua Pelaksana Fachri Indarto, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan bekerja sama merancang dan melaksanakan kegiatan mulai dari tahap perencanaan, penyusunan konsep acara, pencarian sponsor, publikasi, pengelolaan tamu undangan, hingga pelaksanaan acara. Kegiatan ini menjadi pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami proses manajemen event secara menyeluruh, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, dan problem solving. Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi dan personal branding di era digital.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Digital Branding yang menghadirkan Rehun
(@re.hun) sebagai narasumber utama. Sosok yang dikenal sebagai salah satu content creator asal Subang tersebut merupakan peserta Content Creator Academy 25 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan aktif menghasilkan berbagai konten kreatif yang mempromosikan potensi daerah serta mengedukasi masyarakat melalui media digital.

Dalam pemaparannya, Kang Rehun menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara seseorang membangun reputasi dan citra diri. Menurutnya, media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi telah menjadi alat strategis untuk membangun personal branding, memperluas jaringan profesional, hingga membuka peluang usaha dan karier.

Peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah membangun identitas digital yang kuat, mulai dari menentukan karakter diri, memahami target audiens, memilih platform yang tepat, hingga menciptakan konten yang konsisten dan memiliki nilai. Ia juga membagikan pengalamannya dalam membangun akun media sosial yang mampu menjangkau audiens luas melalui kreativitas dan konsistensi.
“Di era digital, siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk dikenal. Yang membedakan adalah bagaimana kita mampu menunjukkan nilai diri melalui konten yang autentik dan bermanfaat,” ungkap Kang Rehun di hadapan peserta seminar.

Tidak hanya menyampaikan teori, Kang Rehun juga memberikan berbagai studi kasus mengenai tren konten digital saat ini, strategi meningkatkan engagement, hingga peluang profesi baru yang lahir dari perkembangan industri kreatif digital. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan peserta mengenai dunia content creator, monetisasi media sosial, serta strategi membangun audiens.

Setelah seminar berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Public Speaking yang dipandu oleh Gilang Hafidzi (@gilanghafidzi). Sebagai seorang MC, moderator, host, presenter TVRI Jawa Barat, sekaligus pengisi suara program televisi Mancing Mania, Kang Gilang membagikan pengalaman profesionalnya yang telah bertahun-tahun berkecimpung di dunia komunikasi dan penyiaran.

Dalam workshop tersebut, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan berbicara di depan umum sebagai salah satu keterampilan dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan. Materi yang disampaikan meliputi teknik penguasaan panggung, pengaturan intonasi suara, artikulasi yang jelas, penggunaan bahasa tubuh, teknik membangun kepercayaan diri, hingga cara mengendalikan rasa gugup saat berbicara di depan audiens. Tidak hanya berupa pemaparan materi, workshop juga diisi dengan berbagai praktik langsung.

Beberapa peserta diberikan kesempatan untuk tampil di depan forum dan mempraktikkan teknik public speaking yang telah dipelajari. Kang Gilang memberikan evaluasi serta masukan secara langsung sehingga peserta dapat memahami kekuatan dan aspek yang perlu diperbaiki dalam kemampuan komunikasi mereka, Suasana workshop berlangsung hangat dan interaktif.

Gelak tawa serta tepuk tangan peserta kerap terdengar ketika narasumber membagikan pengalaman unik selama bertugas sebagai presenter dan MC dalam berbagai acara besar. Pengalaman tersebut menjadi inspirasi bagi peserta yang bercita- cita berkarier di dunia komunikasi, penyiaran, maupun industri kreatif.

Keberhasilan jalannya acara juga tidak terlepas dari peran dua mahasiswa Semester 4 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang, yaitu Tina Andriyanti dan Fakhri Al Rasyid, yang bertugas sebagai Master of Ceremony. Keduanya berhasil membawakan acara dengan profesional, komunikatif, dan penuh semangat sehingga mampu menjaga antusiasme peserta dari awal hingga akhir kegiatan. Penampilan mereka menjadi bukti nyata hasil pembelajaran pada mata kuliah Protokoler dan MC yang diterapkan secara langsung dalam sebuah eventberskala besar.

FIKOM Creative Movement 2026 juga mendapatkan dukungan dari berbagai sponsor yang berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, yaitu Desa Rasa Food and Catering, XL Smart, Superfriends Subang, Bank BJB, Hotel Nalendra Plaza, Sumrize, Laztto, Honda IBRM Subang, dan SANS Adventure. Selain dukungan sponsor, kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah collaborative partner, yaitu Subang Creative Hub, Backstage People, RTA Sound, dan RAP Lighting yang membantu dalam aspek kreativitas, tata panggung, tata suara, hingga tata cahaya sehingga acara dapat berlangsung dengan maksimal.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang serta Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan edukatif dan produktif bagi.masyarakat.

Melalui Seminar Digital Branding dan Workshop Public Speaking ini, FIKOM Creative Movement 2026 tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda dalam menghadapi era komunikasi digital. Kehadiran jajaran rektorat, pimpinan fakultas, kaprodi, dosen, sponsor, mitra kolaborasi, serta pemerintah daerah menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

Lebih dari sekadar pemenuhan tugas akademik, FIKOM Creative Movement 2026 menjadi representasi semangat mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang dalam menghadirkan program yang edukatif, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda inspiratif yang terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, komunikatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional di masa mendatang.

News Feed