Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, S.H., memimpin langsung pemantauan luapan Sungai Citempuhan di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/4/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas meningkatnya debit air sungai akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Pemantauan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB dengan melibatkan Perwira Pengawas (Pawas), dua anggota piket, serta Bhabinkamtibmas Desa Gobang. Aparat menyisir sejumlah titik rawan yang berpotensi terdampak luapan air.
Adapun lokasi yang menjadi fokus pengawasan meliputi aliran Sungai Citempuhan di Kampung Cibuluh RW 03 serta Jembatan Tarisi di Kampung Gobang RT 03/01. Kedua titik tersebut dinilai rawan karena berada di jalur aliran utama sungai.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi sejak pukul 18.30 WIB menyebabkan debit air Sungai Citempuhan meningkat signifikan hingga meluap ke bantaran sungai. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Namun demikian, memasuki pukul 22.00 WIB, debit air dilaporkan mulai berangsur surut. Air yang sebelumnya meluap tidak sampai menggenangi permukiman warga, sehingga situasi secara umum masih dapat dikendalikan.
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, S.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan dan perlindungan terhadap masyarakat. “Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan aman dan terkendali. Hasil pemantauan menunjukkan debit air sudah mulai surut, tidak ada korban jiwa, dan tidak ditemukan kerusakan pada rumah warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, jajaran Polsek Rumpin akan terus melakukan pemantauan secara berkala, khususnya di titik-titik rawan, guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Lebih lanjut, Kompol Suyoko mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada selama musim penghujan. Warga diminta untuk terus memantau kondisi lingkungan, mengamankan barang berharga, serta segera melapor kepada aparat apabila terjadi situasi darurat.
Sementara itu, Kepala Desa Gobang, H. Abdillah Alawi, S.Pd., menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah desa dan aparat kepolisian sangat penting dalam menghadapi potensi bencana. Ia mengapresiasi langkah cepat Polsek Rumpin yang sigap turun ke lapangan. “Kami sangat berterima kasih atas respons cepat dari pihak kepolisian. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi warga. Pemerintah desa juga terus berkoordinasi dengan aparat serta mengimbau masyarakat agar tetap siaga, terutama bagi yang tinggal di bantaran sungai,” tegasnya.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga berkomunikasi langsung dengan warga guna memastikan kesiapan serta memberikan edukasi terkait langkah-langkah antisipasi bencana. Upaya tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi luapan sungai di wilayah itu.
Boim





