Papua, penanews.net _ Gubernur Provinsi papua, Komjenpol. Purnawirawan, (Matius Derek. Fakhiri., S.I.K., SH., MH) selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Golongan Karya (Golkar), Resmi melantik Bupati Kabupaten Biak Numfor (Markus Oktovianus. Mansnembra., SH., MM.,) Sebagai Ketua Dewan pimpinan Daerah (DPD) serta jajaran Pengurus Partai Golkar di kabupaten Biak Numfor, masa bakti 2026–2031, di Hotel Asana Biak, Sabtu (23/05/26).
Acara pelantikan dihadiri langsung oleh berbagai elemen penting, di antaranya Wakil Bupati Biak Numfor (Jimy C.R Kapisa) beserta Jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD Kabupaten Biak Numfor, Pimpinan DPR Provinsi dan Kabupaten, Pimpinan TNI/Polri, Tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh perempuan, para ketua atau perwakilan partai politik, serta ratusan kader dan simpatisan.
Dalam sambutannya, Gubernur provinsi papua, juga Mantan kapolda Papua yang gemar disapa dengan sebutan MDF, mengucapkan slamat kepada seluruh pengurus partai Golkar yang baru dilantik agar dapat menjaga loyalitas dan disiplin organisasi.
“kepada seluruh pengurus yang baru di lantik saya ucapkan selamat bekerja, Rawat persaudaraan dalam partai, rawat persaudaraan dengan lintas partai,rawat persaudaraan dengan semua komunitas-komunitas yang ada di kabupaten Biak Numfor. Jagalah Loyalitas dan jaga disiplin organisasi dan jadilah kader yang bekerja dengan hati untuk rakyat”, ucap Gubernur MDF.
Lanjut Gubernur MDF menggunakan bahasa filosofi dengan penuh canda tawa mencairkan suasana yang mendebarkan hati para pengurus yang baru dilantik.
“Waktu saya di yapen timur mau gerimis tapi gerimis mengundang kuning,
Datang ke Biak panas, tapi terus tiang awan datang tutupi teriknya mentari karena kuning mau di lantik. itu yang namanya Tuhan Baik, sehingga hari ini semua dapat hadir untuk melaksanakan momentum penting, yaitu pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Biak Numfor”, tutur Gubernur MDF.
Lebih lanjut, Gubernur MDF menekankan bahwa pulau Biak adalah daerah yang memiliki sejarah besar dalam perjalanan papua dan indonesia. MDF akui, Biak Numfor banyak melahirkan tokoh-tokoh penting dan hebat, oleh sebab itu Ia berharap Golkar biak numfor harus tampil sebagai kekuatan politik yang moderen, tidak boleh hanya hadir sebagai mesin politik 5 tahunan.
” momentum kebangkitan dan penguatan konsolidasi partai golkar di tanah biak numfor ini merupakan momentum yang sangat penting. biak numfor adalah daerah yang memiliki sejarah besar dalam perjalanan papua dan indonesia. tanah ini melahirkan banyak tokoh dan pemimpin hebat, karena itu saya percaya Golkar biak numfor harus tampil sebagai kekuatan politik yang moderen, santun dan bersinar, golkar tidak boleh hanya hadir sebagai mesin politik 5 tahunan, golkar harus hadir sebagai kekuatan pengabdian rakyat. kader golkar harus menjadi pelayan masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, dan kesatuan di propinsi papua terkhususnya tanah papua pada umumnya”, harap Gubernur MDF
Lanjut Gubernur MDF berpesan kepada semua pengurus DPD, nengingat ada tanggung jawab besar yang harus diprsiapkan bersama menuju pemilu 2029.
“mulai hari ini kita harus membangunkan kekuatan besar golkar untuk menuju pemilu tahun 2029, Kita memiliki tanggungjawab untuk memenangkan Ketua umum DPP partai golkar (bahlil lahadahlia) menjadi anggota DPR-RI dari dapil papua. dan juga tanggungjawab untuk mengembalikan kejayaan golkar secara moral di provinsi induk papua ini bukan hanya perjuangan politik biasa”, pesan Gubernur MDF.
Lanjut Gubernur MDF mengajak seluruh DPD golkar di biak numfor untuk bergandengan tangan menuju kesuksessan.
“Saya memiliki catatan khusus untuk pemilihan di kabupaten biak numfor
Oleh karena itu mari kita bergandeng tangan dan bersama-sama bekerja jika ingin memenangkan golkar di tanah ini”, pesan Gubernur MDF.
Gubernur MDF tegaskan golkar papua segera rapatkan barisan, harus tetap kuat, tetap solid dan tetap berdiri bersama rakyat demi papua yang cerdas, papua yang sejahtera dan papua yang harmonis.
“Golkar harus rapatkan dan satukan barisan. kader golkar yang duduk di fraksi DPR jangan menjadi racun dalam pemerintahan sebab sudah jelas sikap tegas dari partai bahwa kita tegak lurus kepada pemerintah baik, mulai dari pusat, Provinsi dan daerah partai golkar satu suara. jadi apa yang di sampaikan pemerintah Semua rapatkan barisan ,tidak ada kader-kader yang kerja di luar komando, Kalau mau keluar dari komando Silahkan mundur dari fraksi partai golkar”, Tegas Gubernur MDF.
(Alfian)





