oleh

Hendrik Kades Mekarsari Tinjau Pembangunan Kampung Dayeuh Padjajaran, Perkuat Identitas Budaya Sunda

Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kepala Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Hendrik, meninjau pembangunan Kampung Dayeuh Padjajaran, Rabu (14/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penataan kawasan berjalan sesuai rencana dan konsep budaya yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Hendrik didampingi Sekretaris Desa Mekarsari Edi Rusmana beserta jajaran Pemdes Mekarsari. Mereka meninjau sejumlah titik, mulai dari gapura bambu sebagai pintu masuk utama, pagar lingkungan berbahan bambu, hingga penataan jalan kampung yang dikonsep bernuansa Sunda.

Hendrik mengatakan, pembangunan Kampung Dayeuh Padjajaran bukan sekadar mempercantik lingkungan fisik, melainkan upaya menghadirkan kawasan yang memiliki identitas dan karakter budaya lokal yang kuat sebagai jati diri masyarakat Jawa Barat.

“Pembangunan Kampung Dayeuh Padjajaran ini kami dorong sebagai upaya melestarikan budaya Sunda yang menjadi ciri khas Jawa Barat. Kami ingin lingkungan desa tidak hanya tertata rapi, bersih, dan nyaman, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan warisan untuk generasi mendatang,” ujar Hendrik.

Menurutnya, konsep kampung adat dengan sentuhan bambu dan ornamen tradisional menjadi pilihan untuk mengembalikan ciri khas kampung Sunda yang mulai tergerus. Ia ingin anak-anak muda di Mekarsari tetap mengenal dan bangga dengan budaya leluhurnya di tengah modernisasi.

Ia menjelaskan, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang mendorong penataan lingkungan berbasis pelestarian kearifan lokal dan penguatan Kampung Ramah Lingkungan (KRL).

Penataan kawasan juga diarahkan untuk mendukung lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui pengelolaan sampah, penghijauan, serta pemeliharaan fasilitas bersama secara gotong royong bersama warga.

Selain menjaga identitas budaya, Hendrik menilai pengembangan Kampung Dayeuh Padjajaran berpotensi membuka peluang ekonomi masyarakat. Jika dikelola berkelanjutan, kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata edukasi budaya lokal yang mendorong tumbuhnya UMKM, mulai dari kuliner, kerajinan bambu, hingga produk khas Desa Mekarsari.

 

 

 

Boim