Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat sampai bulan Juni 2025 kasus HIV /AIDS terus meningkat hingga 3800 kasus dengan di dominasi oleh prilaku LSL tercatat ada 1098 kasus dan Tercatat positif ada 94 kasus
Terjadi peningkatan kasus dari data yang diperoleh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Subang tahun 2024 dari bulan Januari hingga Mei tercatat ada 184 kasus, sementara pada tahun 2025 hingga bulan juni tercatat ada 3800 kasus
Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi S.H., M.H., Kes, selasa (09/07/25) bahwa terjadi peningkatan kasus HIV/AIDS dengan angka yang cukup tinggi di tahun ini,
Terlebih Maxi menjelaskan bahwa penularan HIV AIDS lebih cepat pada pelaku seks komersial serta prilaku seks menyimpang sesama jenis LGBT dan LSL, ungkapnya
Penularan penyakit HIV/AIDS tersebut masih didominasi seks bebas, prostitusi online dan hubungan sesama jenis atau LGBT, kaum LGBT di Kabupaten Subang telah menyumbangkan hampir 50℅ kasus HIV/AIDS, jelasnya
Penyebab utama terjadinya HIV/AIDS adalah heteroseksual antara laki-laki dan perempuan terutama kaum LSL atau laki-laki dengan laki-laki, pola prilaku seksual yang menyimpang tersebut yang menyebabkan meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS, tuturnya.

Menurutnya sulitnya pengawasan praktik prostitusi tersebut yang memicu angka HIV/AIDS sulit terkontrol,
menurutnya masyarakat harus menghidari hal penting agar terhindar dari HIV/AIDS yaitu tidak melakukan hubungan intim dengan yang bukan pasangan, Menggunakan jarum suntik sembarangan, jelasnya
Ditambahkannya bahwa pihaknya sudah memfasilitasi puskesmas PDP (Perawatan Dukungan dan Pengobatan) dimana puskesmas dengan pelayanan PDP tidak hanya testing, konseling namun juga dapat dilakukan pengobatan dan saat ini sudah terjadi migrasi dari yang tadinya pengobatan terpusat di RSUD sekarang para penderita HIV/AIDS bisa melakukan pengobatan di puskesmas, dengan harapan agar pasien dengan HIV/ AIDS bisa menjangkau pengobatan yang lebih dekat, tutupnya.
Indri





