Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor saat ini tengah membangun sebanyak 611 lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya di sejumlah wilayah kecamatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Rahnawanto menjelaskan bahwa giat pembangunan lampu PJU Tenaga Surya ini sesuai arahan Bupati Bogor demi membantu masyarakat agar lebih nyaman dan aman di dalam melakukan aktivitas rutin sehari-hari.
“Seluruhnya ada 611 titik lampu PJU berbasis tenaga Surya yang dibangun. Secara teknis lampu PJU TS ini lebih praktis dan aman,”‘ujar Bayu Rahnawanto, Selasa 21 Juli 2026.
Ia menjelaskan, 611:lampu PJU Tenaga Surya idibangun pada sejumlah wilayah Kabupaten Bogor diantaranya Parung, Ciseeng, Rumpin, Leuwiliang, Nanguung, Cijeruk, Cibinong dan beberapa wilayah kecamatan lainnya.
“Pengadaan dan pembangunan titik lampu PJU inj berdasarkan aspirasi dan usulan dari masyarakat melalui kegiatan musrenbang atau aspirasi dan usulan lainnya,” jelas Bayu.
Perencanaan dan pelaksanan pembangunan sudah dimulai sejak akhir bulan Juni 2026 dan diproyeksikan dapat diselesaikan secara keseluruhan pada bulan September 2026 dan proses pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga.
Bayu berharap, dengan pembangunan 611 titik lampu PJU Tenaga Surya ini dapat ikut membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas keseharian terutama waktu malam hari di jalan menjadi lebih nyaman dan aman.
“Jika nanti lampu PJU tenaga surya ini sudah beroperasi, mari kita jaga dan rawat bersama – sama sehingga manfaatnya dapat diraskan oleh semua pengguna jalan,” imbaunya.
Adanya pembangunan ratusan titik lampu PJU TS di ruas jalan – jalan utama Kabupaten Bogor ini mendapatkan respon dan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarakat.
Pengamat sosial kebijakan publik, DR. Abu Swandana mengatakan bahwa pelayanan publik yang baik dari Pemkab Bogor melalui Dinas Perhubungan ini patut mendapatkan apresiasi. Karena artinya negara hadir dan sigap memberikan rasa aman dan nyaman.
“Jika jalanan terang, kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan makin bisa terjaga. Stakeholder lainnya harus ikut juga memberikan pelayanan terbaik, agar kondisi kamtibnas makin kondusif,” imbuhnya
Boim / Fahry







