Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri kegiatan Launching Nasional Koperasi Merah Putih Tahun 2025 yang digelar di Kantor Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin (21/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Peluncuran Koperasi Merah Putih (KDMP/KKMP) dilaksanakan secara serentak di 37 provinsi dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui sambungan live streaming dari Istana Negara. Kehadiran Kapolres Bogor merupakan bentuk dukungan institusi Polri terhadap penguatan sektor ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izzuddin Karimi, S.E., Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari tingkat provinsi dan kabupaten.
Presiden RI dalam sambutannya secara simbolis meresmikan berdirinya 80.000 Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Selain itu, beliau juga menyerahkan hibah obat-obatan, sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk logo koperasi, dan Surat Keputusan (SK) badan hukum kepada perwakilan koperasi dari daerah.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan program koperasi tersebut di wilayah hukumnya. Ia menegaskan bahwa institusi Polri, khususnya Polres Bogor, siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi pemerintah.
“Kami dari Polres Bogor akan selalu hadir mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih ini adalah bentuk nyata upaya membangun ekonomi dari akar rumput, yang sejalan dengan semangat Bhayangkara dalam mengayomi dan melindungi masyarakat,” ujar AKBP Wikha.

Ia juga menambahkan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam pengembangan koperasi. “Tanpa rasa aman, maka aktivitas ekonomi tidak akan berkembang. Oleh karena itu, kami akan terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif. Kami juga siap memberikan pendampingan kepada pengurus koperasi agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik serta bebas dari potensi penyimpangan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga mengadakan dialog interaktif secara daring dengan para pengurus koperasi dari berbagai daerah. Dialog ini menjadi ajang diskusi terbuka tentang peran strategis koperasi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Rangkaian kegiatan Launching Koperasi Merah Putih turut dimeriahkan dengan peninjauan gerai produk lokal serta gudang logistik koperasi yang ditampilkan secara virtual. Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan hingga berakhir pada pukul 13.30 WIB.
(Boim)





