Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik helm di Kampung Leuwiranji, RT 01/03, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan pabrik beserta isinya.
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, S.H., bersama jajaran langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kanit Intelkam IPTU Sugeng Purwanto, anggota piket fungsi, serta Bhabinkamtibmas Desa Sukamulya.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, pabrik tersebut diketahui milik Oi Tedi (45), warga setempat sekaligus pengelola PT Sinar Muliya Kreasindo. Saat kejadian, aktivitas produksi tengah berlangsung seperti biasa dengan sejumlah karyawan berada di dalam area pabrik.
Dari keterangan saksi, kebakaran diduga bermula dari percikan api di area pengecatan helm yang kemudian memicu munculnya asap tebal dan kobaran api. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bagian bangunan lainnya yang mudah terbakar.
Mengetahui adanya kebakaran, para karyawan berupaya menyelamatkan diri sambil melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Petugas keamanan (security) juga sigap mengevakuasi para pekerja yang masih berada di dalam area pabrik guna mengantisipasi adanya korban jiwa.
Sekitar pukul 10.05 WIB, petugas kepolisian bersama dua unit mobil pemadam kebakaran dari wilayah Parung tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WIB setelah dilakukan penanganan intensif oleh petugas gabungan.
Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah, mengingat empat bangunan pabrik yang meliputi area produksi dan gudang penyimpanan beserta bahan baku helm hangus terbakar.

Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam penanganan kejadian tersebut. Ia menyampaikan, setelah menerima laporan, personel segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait.
“Sejak awal kejadian, kami langsung bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, memastikan seluruh karyawan berhasil dievakuasi dengan selamat, serta membantu kelancaran proses pemadaman. Kami juga telah memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan,” ujar Kompol Suyoko.
Ia menambahkan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk pekerja dan pihak manajemen pabrik. Selain itu, olah TKP juga dilakukan untuk mengetahui secara pasti sumber api serta faktor penyebab kebakaran.
“Kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran ini, apakah murni akibat kelalaian, gangguan teknis, atau ada faktor lain. Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha agar lebih memperhatikan standar keselamatan kerja, khususnya di area yang berisiko tinggi seperti proses pengecatan dan penggunaan bahan mudah terbakar,” tegasnya.
Kompol Suyoko juga memastikan situasi di lokasi kejadian saat ini dalam kondisi aman dan kondusif, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan hingga proses penyelidikan dinyatakan selesai.
Boim





