Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Seorang pria bernama Muhayar (43), warga Kampung Pasir Jambu RT 01/RW 01 Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, dilaporkan diduga tenggelam di bekas galian pasir Cigamblok, Kampung Pasir Randu RT 01/RW 10 Desa Tamansari, Minggu (1/11/2026).
Informasi kejadian diterima sekitar pukul 12.10 WIB. Kapolsek Rumpin AKP Heri Iwan Suryana bersama personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Berdasarkan keterangan saksi Marudin, korban diketahui sedang memancing di tepi bekas galian pasir sekitar pukul 12.00 WIB. Saksi sempat mengingatkan korban untuk pulang melaksanakan salat Zuhur, namun tidak dihiraukan.
Tidak lama berselang, saksi mendengar suara seperti orang terjatuh ke air. Saat kembali ke lokasi, ia melihat gelembung di permukaan air dan langsung meminta pertolongan warga serta memberitahu keluarga korban.
Lokasi bekas galian Cigamblok diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 25 meter, sehingga menyulitkan proses pencarian dan membutuhkan peralatan penyelaman serta personel terlatih.
Kapolsek Rumpin AKP Heri Iwan Suryana mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan untuk memastikan kebenaran informasi dan mengoordinasikan penanganan.
“Kami langsung cek TKP, minta keterangan saksi, amankan area, serta hubungi unsur terkait agar pencarian segera dilaksanakan secara terpadu,” ujarnya.

Ia menegaskan pencarian mengutamakan keselamatan personel mengingat kedalaman yang ekstrem. Menurutnya, penyelaman harus didukung peralatan memadai dan kemampuan teknis.
“Kami memahami keluarga berharap korban segera ditemukan. Namun keselamatan personel menjadi prioritas. Kami terus koordinasi dengan BPBD, Basarnas, Sat Bravo 90 Pasgat, Koramil, Satpol PP, dan Kecamatan Rumpin,” tambahnya.
Tim gabungan mulai melakukan pencarian. Pukul 15.30 WIB, lima personel BPBD Kabupaten Bogor menyisir lokasi menggunakan perahu karet dan jangkar. Pukul 16.30 WIB, dua penyelam Sat Bravo 90 Pasgat melakukan penyelaman. Pukul 17.00 WIB, dua penyelam Basarnas turut melakukan pencarian.
Unsur yang terlibat meliputi Polsek Rumpin lima personel, Koramil Rumpin dua personel, Sat Bravo 90 Pasgat 10 personel, Basarnas lima personel, BPBD enam personel, Satpol PP dua personel, dan Kecamatan Rumpin tiga orang.
Hingga pukul 19.00 WIB, pencarian dihentikan sementara karena kondisi lapangan tidak memungkinkan pada malam hari. Tim Basarnas melakukan pemantauan visual, sedangkan operasi dilanjutkan Senin (2/11/2026) pukul 07.00 WIB.
Kapolsek mengimbau masyarakat tidak mendekati area pencarian dan tidak beraktivitas di sekitar bekas galian.
“Jangan mendekati titik pencarian atau mencoba menyelam mandiri karena sangat berisiko. Jika ada informasi terkait keberadaan korban, segera sampaikan kepada petugas di lapangan,” tegasnya.
Boim





