Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Musim kemarau panjang membuat ribuan warga Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng kesulitan air bersih. Merespon itu, Pemerintah Desa Kuripan bergerak cepat. Bantuan air bersih yang di distribusikan langsung ke lokasi-lokasi terdampak.
Aksi penyaluran bantuan air bersih ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kuripan, Siti Aswat Narulita bersama jajaran Pemdes, pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat.
“Air adalah kebutuhan dasar. Di tengah kekeringan ini, tidak ada satu warga pun yang boleh dibiarkan kesulitan. Kami hadir untuk memastikan bantuan sampai ke rumah-rumah warga,,” tegas Siti Aswat Narulita.
Pendistribusian batuanair bersih dilakukan secara bertahap ke wilayah yang paling terdampak, kekeringan, yaitu :
1. Kp. Cihoe Ombang, RT 02 dan RT 01 RW 04, dengan penerima manfaat sebanyak 230 KK. Bantuan air bersih ini dari: PDAM Tirta Kencana Ciliwung Cisadane.
2. Kp. Gunung Calincing, RT 02, 03, 04, 05 dan 06 RW 03. Sebanyak 1.000 KK menerima bantuan air bersih yang diangkut: 3 mobil tangki air. Pelaksana: Bapak Andi – Tokoh Masyarakat dan Ustad Jenal dari BPBD.
3. Kp. Cihoe, RT 03 dan 04 RW 04. Jumlah penerima bantuan senanyak 300 KK dengan kiriman air bersih sebanyak 2 tangki air dari Damkar Parung. Distribusi air ini disaksikan: Bapak Danil Ketua RW di Kampung Cihoe.
Siti Aswat Narulita mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Mulai dari PDAM, BPBD, Damkar Parung, hingga tokoh masyarakat yang ikut mengawal distribusi air bersih agar tepat sasaran ke warga yang membutuhkan..
“Ini bukti bahwa saat kesulitan datang, kita harus saling menguatkan. Pemdes tidak bisa jalan sendiri. Alhamdulillah ada sinergi baik dari semua unsur untuk membantu warga,” ujarnya.
Ia berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga. Pemdes Kuripan juga terus berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk solusi jangka panjang mengatasi kekeringan.
Sementara Danil Ketua RW di Kampung Cihoe menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Kuripan dan semua pihak yang telah peduli dan memberi bantuan bagi warganya yang terdampak kekeringan.
“Semoga saja hujan dapat segera turun dan kemarau panjang ini dapat segera berlalu,” ungkap RW Danil.
Boim / Fahry





