Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Kelompok Tani (Poktan) Bina Warga melaksanakan panen raya padi di Blok Sawah Lega, Kampung Babakan RT 02/RW 04, Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, (30/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 12 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 6,1 ton gabah per hektare. Berdasarkan hasil perhitungan di lapangan, total produksi gabah diperkirakan mencapai sekitar 73 ton, yang dinilai menjadi capaian positif bagi sektor pertanian di Desa Gobang.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Gufron selaku Babinsa Desa Gobang Koramil 0621-19/Rumpin, Serma Gufron, hadir mendampingi para petani sejak proses panen berlangsung. Pendampingan itu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan hasil produksi pertanian.
Panen raya turut dihadiri Kepala Desa Gobang H. Abdilah A., Ketua Hortikultura Bogor Acep A., Bhabinkamtibmas Desa Gobang Peltu Sri H., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Rumpin Yulianto, perangkat Desa Gobang, Kepala Dusun 5 Jefri, Ketua Poktan Bina Warga, serta para anggota kelompok tani.
Kepala Desa Gobang H. Abdilah A. mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, TNI, Polri, dan kelompok tani dalam mendukung keberhasilan musim panen. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Desa Gobang.
Sementara itu, Serma Gufron menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan memberikan rasa aman, tetapi juga memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal melalui pendampingan kepada para petani di wilayah binaan.
Seluruh rangkaian kegiatan panen raya berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan panen di lahan seluas 12 hektare dengan hasil sekitar 73 ton gabah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas melalui pengelolaan pertanian yang lebih baik, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
Boim





