Majene, penanews.net. Polres Majene menggelar kegiatan gerakan pangan murah (GPM), di Desa Adolang dan Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, dalam menstabilkan harga bahan pokok berupa beras di masyarakat, Jumat (29/8/25).
Bhabinkamtibmas Adolang dhua, Brigpol Adri Cahyadi, S.H., menyampaikan bahwa GPM yang digelar Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Majene, merupakan arahan Presiden RI.
“Kegiatan ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, turun ke Kapolri, dan turun ke jajaran untuk menstabilkan harga beras,” tuturnya.
Polres Majene menyediakan 70 ton beras, yang sebagian telah dibagikan di beberapa desa. Beras yang disediakan merek SPHP dari bulog isi 5 (lima) kg, dan dijual dengan harga Rp58.000,00
Keterbatasan stok beras yang disediakan Polres Majene, mengakibatkan setiap desa hanya mendapatkan jatah 1 (satu) ton. Pembagian tersebut dilakukan, karena semua masyarakat membutuhkan, dan diharapkan pembagian bisa merata.

“Kegiatan ini sudah berjalan selama satu bulan, kebetulan hari ini di jadwalkan untuk Desa Adolang dan Desa Adolang Dhua, masing-masing desa dapat jatah 1 ton. Kita tau harga beras saat ini sangat melonjak, dengan cara ini anggota polri bisa membantu menstabilkan harga,” jelasnya.
Antusias warga untuk mendapatkan beras murah begitu tinggi, melihat harga penjualan mengikuti harga nasional. Warga berharap GPM bisa terus dilaksanakan sehingga masyarakat bisa mendapatkan beras murah, sesuai asta cita Presiden RI Prabowo Subianto.
(Aswad)






