Subang. Penanews.net _ Jawa Barat Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui pelayanan pengobatan keliling, anggota kesehatan Satgas menyambangi warga Kampung Cibulao, RT 01 RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (15/10/2026).
Pelayanan yang dilaksanakan Pelda Ichwan dan PNS IId Mukmin tersebut bertujuan mendekatkan akses pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat di wilayah sasaran TMMD. Dalam kegiatan itu, keluhan tekanan darah tinggi menjadi salah satu temuan yang banyak dijumpai petugas.
Pelda Ichwan mengatakan, pelayanan kesehatan secara langsung di lingkungan warga menjadi upaya untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh penanganan awal sesuai keluhan yang dirasakan.
“Melalui pengobatan keliling ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Kami juga mengimbau warga agar tidak mengabaikan keluhan kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, terutama untuk mengetahui kondisi tekanan darah,” ujar Pelda Ichwan.

Sementara itu, Mantri Desa Cupunagara, Asep, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga keluhan semakin berat sebelum memeriksakan diri.
“Pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan agar kondisi tubuh dapat dipantau. Jika ditemukan tekanan darah tinggi, warga perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan,” ungkap Asep.
Temuan tekanan darah tinggi dalam pelayanan tersebut menjadi pengingat bahwa pemeriksaan rutin dan pengendalian faktor risiko perlu mendapat perhatian. Warga yang mengalami tekanan darah tinggi perlu mengikuti arahan tenaga kesehatan untuk mencegah komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan.
Pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Program tersebut melengkapi pembangunan infrastruktur dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pelayanan kesehatan.
Indri





