Biak Numfor, penanews.net _ Papua. Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor resmi menutup kegiatan Training of Trainers (ToT) untuk meningkatkan kapasitas literasi dan numerasi anak usia dini dan sekolah dasar. Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor pada hari ini, Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan intensif selama empat hari ini telah berlangsung di Hotel Nirmala Beach, Biak, sejak 22 Juni 2026.
Kolaborasi strategis ini menyasar 20 peserta fasilitator terpilih, yang terdiri dari 19 wanita dan 1 pria. Fokus utamanya adalah penyusunan modul ajar, pembuatan media visual menarik, serta penguatan program parenting (pendampingan pengasuhan).
Program ini didesain untuk membangun fondasi membaca dan berhitung anak sejak dini. Pelatihan menggunakan metode pemaparan materi, diskusi kelompok, hingga praktik langsung. Peserta diajarkan menyusun materi ajar yang adaptif sekaligus membuat panduan keterlibatan orang tua dalam proses belajar.
Program Manager Literasi Numerasi Biak Yayasan Rumsram, Elizabeth Bukorpioper, selaku pengelola kegiatan menyampaikan harapannya agar para peserta mampu menjadi agen perubahan.
“Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diterapkan secara langsung di satuan pendidikan masing-masing. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu berbagi pengetahuan kepada rekan pendidik lainnya, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara luas dan kualitas pembelajaran literasi serta numerasi di Biak semakin meningkat,” ujar Elisabeth.
Sementara itu Narasumber utama kegiatan, Nur Rokhimah, M.Pd (Dosen Unimuda), menegaskan pentingnya kontekstualisasi materi dan keterlibatan keluarga.
“Literasi dan numerasi adalah pondasi utama keberhasilan pendidikan selanjutnya. Saya berharap para fasilitator mampu menyusun materi ajar yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat, serta mengedukasi orang tua agar aktif mendampingi anak belajar di rumah. Harapan besar kami, dengan dukungan sinergis antara sekolah dan keluarga, kemampuan anak-anak di Biak akan berkembang jauh lebih optimal,” ungkap Nur.
Sebagai tindak lanjut nyata pascapelatihan, para peserta yang telah tersertifikasi sebagai pelatih ini diwajibkan untuk menjalankan rencana aksi berupa pengimbasan (cascading) ilmu di gugus sekolah masing-masing.
Selain itu, tim gabungan dari Dinas Pendidikan dan Yayasan Rumsram akan melakukan monitoring berkala ke sekolah-sekolah untuk memastikan implementasi modul ajar dan media pembelajaran visual berjalan optimal di kelas.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan peserta dari TK Angkua, Sri Artini, menyampaikan pesan dan kesan mendalam selama mengikuti pelatihan intensif ini.
“Sebagai peserta, saya merasa sangat beruntung dapat mengikuti pelatihan ini. Materi yang disampaikan sangat jelas, praktis, dan sangat dibutuhkan untuk tugas kami di lapangan. Kini saya memiliki bekal yang cukup untuk menyusun modul ajar dan media pembelajaran yang lebih menarik, serta memahami cara melibatkan orang tua dalam mendukung belajar anak. Semoga ilmu ini dapat saya amalkan dan bagikan kepada rekan-rekan pendidik lainnya, sehingga kualitas literasi dan numerasi anak-anak di daerah Biak Numfor semakin meningkat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara, narasumber, dan semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” tutur Sri Artini.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd., dan Direktur Yayasan Rumsram, Simon Morin. Kegiatan ini resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya bagi masa depan pendidikan daerah. Kamaruddin juga menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung program replikasi serupa di masa depan
“Kegiatan ini sangat strategis untuk membangun kualitas pendidikan di Biak. Saya berharap seluruh peserta dapat mengamalkan apa yang telah dipelajari, menjadi fasilitator yang kreatif dan inovatif, serta mampu melahirkan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada hasil pelatihan ini dan akan terus mendukung program-program positif demi kemajuan pendidikan di wilayah kita.” Ucap Kamaruddin.
Sementara itu, Direktur Yayasan Rumsram (Simon Morin) menambahkan harapan mengenai komitmen jangka panjang lembaga. Yayasan Rumsram berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan sejak dini.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan, sehingga hasilnya benar-benar nyata dan terasa langsung dalam perkembangan kemajuan belajar anak-anak di Biak. Kami menaruh harapan agar kemitraan ini terus kuat demi mewujudkan generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter.” Pungkas Simon Morin.
Lewat ToT ini, Kabupaten Biak Numfor kini memiliki jajaran fasilitator kompeten yang siap mendorong mutu pendidikan dasar secara berkelanjutan.
(Fian/Olin).











