STIKIP Paris Berantai Bersama FOPI Gelar Kejuaraan Petanque, Siapkan Bibit Atlet Kotabaru

Kotabaru, penanews.net – STIKIP Paris Berantai bekerja sama dengan Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) menggelar kejuaraan olahraga petanque di Lapangan Alwiesta, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (7/11/2026).

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, mulai 7 hingga 8 November 2026 tersebut, diikuti sebanyak 20 peserta putra dan putri dari wilayah Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan olahraga petanque kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pembinaan atlet potensial di daerah.

Ketua Panitia, Muhammad Riswan Saputra, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari kegiatan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) STIKIP Paris Berantai. Selain sebagai pelaksanaan tugas mata kuliah, kegiatan ini juga bertujuan mendukung pembinaan atlet petanque di Kotabaru.

“Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk membina atlet petanque Kotabaru, dan merupakan tugas mata kuliah yang diberikan dosen kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta kejuaraan kali ini masih terbatas dari kalangan lokal Kotabaru. Namun, pihak panitia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat melibatkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam pertandingan tersebut, peserta menggunakan sistem double open, yakni setiap tim terdiri dari dua orang. Permainan petanque sendiri mengandalkan ketangkasan dan ketepatan dalam melempar bola besi atau bosi agar posisinya sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut boka.

Setiap pemain mendapatkan tiga kesempatan melempar bola besi. Tim yang mampu menempatkan bola paling dekat dengan bola kayu menjadi pihak yang memperoleh keunggulan dalam permainan.

Sementara itu, Ketua FOPI Kotabaru, Dedy Rusnady, menyampaikan apresiasi atas inisiatif STIKIP Paris Berantai yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif dalam mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding para atlet, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan olahraga petanque kepada masyarakat, khususnya di lingkungan kampus dan sekolah.

Ia berharap melalui kejuaraan tersebut semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni olahraga petanque sehingga dapat dibina menjadi atlet berprestasi.

“Harapannya, dari kegiatan ini muncul calon-calon atlet yang nantinya bisa kita bina untuk mengikuti kejuaraan di tingkat Porprov maupun Kejurnas,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, STIKIP Paris Berantai bersama FOPI Kotabaru berharap olahraga petanque semakin dikenal luas dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama daerah ke ajang kompetisi yang lebih tinggi.

(Aswad)