Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXII serta menyambut Hari Jadi Kabupaten Bogor, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, menggelar kegiatan gotong royong massal. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan warga setempat. Minggu (25/5).
Video Kegiatan Gotong Royong:
Aksi gotong royong ini dipusatkan di dua lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU), yaitu TPU Cikandang yang berada di RT 004 Kampung Cikandang, serta TPU Kampung Panyandungan RT 003 RW 006. Puluhan warga turut serta dalam membersihkan area makam dari semak belukar, rumput liar, serta memperbaiki akses jalan menuju TPU.
Tidak hanya fokus pada pembersihan makam, kegiatan BBGRM kali ini juga diisi dengan kerja bakti pembangunan jalan lingkungan di Kampung Parigi RT 003/002. Warga bersama aparat desa dan tokoh masyarakat saling bahu-membahu menyusun batu, mengangkat tanah, serta meratakan badan jalan.

Selain itu, warga juga melakukan pembersihan jalan desa di wilayah RT 003 dan RT 004 RW 05. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mempererat rasa kebersamaan antarwarga dalam menjaga fasilitas umum.
Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, mengapresiasi antusiasme seluruh elemen masyarakat yang turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk partisipasi warga dalam BBGRM, tetapi juga sebagai wujud cinta terhadap desa dan lingkungannya.

“Gotong royong adalah warisan budaya kita. Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di Desa Mekarsari,” ujar Hendrik kepada wartawan di sela kegiatan.
Ketua BPD Ujang Somawijaya juga menyampaikan hal serupa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh nyata bahwa pembangunan desa bisa dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan. “Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Asbiah, salah satu ketua RT yang turut memimpin gotong royong, menyatakan bahwa warga sangat mendukung kegiatan semacam ini. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat dijadikan agenda rutin, tidak hanya saat momentum BBGRM atau hari jadi kabupaten saja.
(Boim)





