Kotabaru, penanews.net – Komunitas Bikers Subuhan Kotabaru merayakan milad ke-8 dengan menggelar kegiatan silaturahmi yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan maupun luar daerah. Kegiatan berlangsung selama dua hari di kawasan Pantai Gedambaan, Sabtu (4/7/2026).
Peserta yang hadir berasal dari berbagai komunitas Bikers Subuhan, di antaranya dari Barabai, Kapuas, Banjarmasin, Ampah, Palangka Raya, Tanah Laut, Banjarbaru, Samarinda, Buntok, Balikpapan, hingga Sampit. Kehadiran para peserta menjadi bukti kuatnya jalinan persaudaraan antaranggota komunitas dari berbagai wilayah.
Sebelum menuju lokasi kegiatan, seluruh peserta berkumpul di Masjid Yazildatul Ula yang berada di dekat SMP Negeri 5 Kotabaru. Mereka melaksanakan salat Ashar berjamaah, kemudian melanjutkan konvoi bersama menuju Pantai Gedambaan sebagai lokasi puncak perayaan.
Dr. H. Adhie Fakhruddin, MKes SpAn-TI AIFO-K CEMHP CBLS CMH, Komunitas Bikers Subuhan Kotabaru, menyampaikan bahwa komunitas tersebut berdiri sejak tahun 2018 dengan tujuan mengajak masyarakat, khususnya para pecinta otomotif, untuk membiasakan salat Subuh berjamaah.
“Bikers Subuhan di Kotabaru maupun di daerah lain merupakan komunitas yang anggotanya berasal dari berbagai profesi. Ada ASN, karyawan swasta, dokter, praktisi hukum, guru, hingga ulama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan rutin salat Subuh berjamaah dilaksanakan setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, dengan lokasi yang berpindah-pindah dari satu musala ke musala lain maupun dari satu masjid ke masjid lainnya.
“Selain salat Subuh berjamaah, kami juga mengadakan tausiyah. Setiap Sabtu kami memberikan cendera mata kepada musala atau masjid yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan,” tuturnya.
Sementara itu, untuk kegiatan setiap Minggu kini dipusatkan di Masjid Yazildatul Ula. Dalam kegiatan tersebut, komunitas juga rutin berbagi sayur mayur secara gratis kepada warga dan jemaah yang mengikuti salat Subuh berjamaah.
Perayaan milad ke-8 Komunitas Bikers Subuhan Kotabaru diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari salat berjamaah, mendengarkan tausiyah, hingga pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan komunitas yang telah menginjak usia delapan tahun.
Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid melalui kebiasaan salat Subuh berjamaah dan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat.
(Aswad)





