Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Pemerintah Desa Dago, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Salah satu upaya nyata dilakukan Kepala Desa Dago, Muhdom, dengan membangun akses jalan menuju lahan pertanian yang berada di RT 004 RW 003. Pembangunan tersebut bertujuan mempermudah mobilitas para petani sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayahnya.
Berbeda dengan pembangunan infrastruktur pada umumnya yang menggunakan anggaran pemerintah, akses jalan pertanian tersebut dibangun sepenuhnya menggunakan dana pribadi Muhdom. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moralnya terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mengalami kesulitan saat mengangkut hasil panen maupun membawa sarana produksi pertanian.
Muhdom mengatakan pembangunan jalan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kemajuan desa harus diawali dengan penyediaan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar warga Desa Dago.
“Jalan ini saya bangun dengan dana pribadi karena saya ingin masyarakat, khususnya para petani, benar-benar merasakan manfaatnya. Selama ini mereka harus melewati jalan yang sulit dilalui, sehingga proses mengangkut pupuk, bibit, maupun hasil panen menjadi lebih berat dan membutuhkan biaya lebih besar. Saya berharap keberadaan jalan ini dapat mempermudah aktivitas mereka, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus menambah pendapatan para petani,” ujar Muhdom. (11/7/2026).
Muhdom menegaskan, pembangunan akses jalan pertanian juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada kemampuan petani dalam bercocok tanam, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai agar distribusi hasil pertanian berjalan lancar, cepat, dan efisien. Ia berharap pembangunan tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan pertanian Desa Dago.
Keberadaan jalan baru itu disambut positif oleh masyarakat, terutama para petani yang selama ini harus menghadapi medan yang sulit saat mengangkut hasil panen. Dengan akses yang lebih baik, mobilitas kendaraan pengangkut hasil pertanian menjadi lebih mudah, waktu tempuh lebih singkat, serta biaya operasional dapat ditekan sehingga memberikan keuntungan yang lebih besar bagi para petani.

Warga Desa Dago pun memberikan apresiasi atas kepedulian Muhdom yang rela mengeluarkan dana pribadinya demi kepentingan masyarakat. Mereka menilai langkah tersebut mencerminkan kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan rakyat serta menjadi teladan bahwa pembangunan desa dapat diwujudkan melalui semangat kepedulian, pengabdian, dan kebersamaan. Melalui pembangunan akses jalan pertanian ini, diharapkan sektor pertanian Desa Dago semakin berkembang, kesejahteraan petani meningkat, dan cita-cita mewujudkan desa yang maju, mandiri, serta berdaya saing dapat tercapai.
Boim





