Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Sebanyak 90 anak dari Raudhatul Athfal (RA) Yanuri, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, mengunjungi Polsek Cibungbulang, Rabu (14/10/2026) pukul 09.00 WIB.
Kunjungan tersebut diterima Kapolsek Cibungbulang, Kompol Suyoko, S.H., dalam rangka program Polisi Sahabat Anak untuk mengenalkan tugas kepolisian sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, keberanian, dan kesadaran hukum sejak usia dini.
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan kepolisian secara langsung. Melalui pendekatan yang ramah dan menyenangkan, para siswa diperkenalkan dengan sosok polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sehingga tumbuh pemahaman bahwa polisi hadir untuk membantu menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kapolsek Cibungbulang, Kompol Suyoko, S.H., menegaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan generasi muda sejak dini. Menurutnya, pengenalan profesi polisi tidak sekadar memberikan pengetahuan tentang tugas aparat, tetapi juga membentuk kepercayaan anak-anak terhadap institusi kepolisian.
“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat yang siap membantu, melindungi, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin mereka mengenal polisi tanpa rasa takut, sekaligus memahami pentingnya disiplin, menaati aturan, menghormati orang lain, dan berani melakukan hal-hal yang benar sejak usia dini,” tegas Kompol Suyoko.
Ia menambahkan, pendidikan karakter dan kesadaran hukum perlu diperkenalkan sejak anak-anak berada di lingkungan pendidikan usia dini. Menurutnya, nilai-nilai sederhana seperti berkata jujur, tidak menyakiti teman, menghormati guru dan orang tua, serta berani melaporkan tindakan yang tidak baik merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal untuk mencegah perilaku perundungan atau bullying di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
Selain pengenalan tugas kepolisian, anak-anak mendapatkan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, termasuk mengenali rambu-rambu dan memahami aturan dasar ketika berada di jalan. Melalui pengenalan tersebut, para siswa diharapkan mampu membiasakan perilaku tertib berlalu lintas, baik saat berjalan kaki maupun ketika bepergian bersama orang tua. Penanaman kesadaran keselamatan sejak dini dinilai penting agar anak-anak terbiasa menjaga diri dan memahami risiko di lingkungan sekitarnya.
Kepala RA Yanuri, Ibu Yuri Yuniar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Cibungbulang beserta jajaran yang telah memberikan kesempatan kepada 90 siswanya untuk belajar langsung di lingkungan kepolisian. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi pengalaman edukatif yang berharga karena anak-anak dapat memperoleh pengetahuan baru melalui pembelajaran di luar kelas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolsek Cibungbulang, Kompol Suyoko, S.H., beserta seluruh jajaran yang telah menerima kunjungan anak-anak RA Yanuri dengan baik. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak dapat mengenal tugas polisi secara langsung, memahami pentingnya kedisiplinan dan keselamatan, serta belajar tentang sikap saling menghormati dan tidak melakukan perundungan. Kami berharap pengalaman ini dapat menambah wawasan, membangun keberanian, dan menanamkan karakter positif yang mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yuri Yuniar.
Yuri juga berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan melalui kerja sama antara lembaga pendidikan dan kepolisian. Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan keluarga, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan serta berbagai pihak yang dapat memberikan teladan positif. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli terhadap sesama, dan memahami pentingnya menaati aturan.
Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak tersebut, Polsek Cibungbulang memperkuat pendekatan edukatif kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia dini. Sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, keselamatan, antiperundungan, dan kesadaran hukum sejak dini, sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara polisi, sekolah, dan masyarakat.
Boim







