Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Pemerintah Desa Dago, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, melakukan normalisasi Kali Cileutik sekaligus membangun penampungan air berukuran 12 x 15 meter di Kampung Dago Girang RT 01 RW 02.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi kekeringan saat musim kemarau dan menjaga ketersediaan air bagi warga. Normalisasi meliputi pembersihan sampah, ranting pohon, serta material lain yang menghambat aliran sungai.
Kepala Desa Dago, Muhdom, mengatakan pengelolaan air menjadi kebutuhan mendasar yang harus dijawab melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Air adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan. Normalisasi dan penampungan ini adalah langkah konkret untuk antisipasi kekurangan air saat kemarau. Pembangunan harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar selesai fisik,” tegas Muhdom. (12/10/26).
Ia menyebut cadangan air dari penampungan tersebut juga penting untuk mendukung aktivitas pertanian warga yang berpotensi terganggu saat debit air menurun di musim kemarau.
Muhdom menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi dari pemanfaatan dan perawatan berkelanjutan.
“Kami mengajak warga menjaga kebersihan sungai, tidak buang sampah sembarangan, dan merawat penampungan air agar manfaatnya dirasakan jangka panjang,” ujarnya.
Pembangunan ini bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Pedesaan Tahun 2026. Pemdes Dago berharap aliran Kali Cileutik kembali lancar dan ketersediaan air warga lebih terjaga.
Boim











