Jakarta Utara, penanews.net || Penumpukan sampah di kawasan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Waduk Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dikeluhkan warga karena dinilai telah mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama kurang lebih satu tahun tanpa penanganan yang dianggap memadai oleh warga setempat.
Tumpukan sampah yang berada di area lingkungan Rusunawa didominasi oleh sampah rumah tangga dari aktivitas sehari-hari penghuni. Selain mengganggu estetika lingkungan, keberadaan sampah yang terus menumpuk juga menimbulkan aroma tidak sedap yang dirasakan warga, terutama mereka yang tinggal di sekitar lokasi penumpukan.
Sejumlah warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak pengelola Rusunawa, yakni Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) IV Penjaringan. Tidak hanya itu, laporan juga telah disampaikan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai sarana pengaduan masyarakat.
Meski berbagai laporan telah disampaikan, warga menilai persoalan sampah hingga saat ini belum mendapatkan solusi yang efektif. Mereka berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait untuk mengatasi penumpukan sampah yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Keluhan paling banyak datang dari penghuni Blok A yang lokasinya berdekatan dengan area pembuangan sampah. Mereka mengaku harus menghadapi bau menyengat hampir setiap hari, terutama pada siang hingga sore hari saat cuaca panas, sehingga mengurangi kenyamanan tinggal di lingkungan Rusunawa.
Kondisi tersebut semakin memburuk ketika musim hujan. Genangan air yang muncul di sekitar lokasi menyebabkan sampah berserakan dan terbawa aliran air ke sejumlah titik. Situasi itu juga memicu munculnya belatung serta memperkuat aroma tidak sedap yang menyebar ke lingkungan sekitar.
Salah seorang warga berinisial I (30) mengaku khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan oleh penumpukan sampah tersebut. Menurutnya, kondisi lingkungan yang kurang bersih berpotensi memengaruhi kesehatan keluarga, terutama anak-anak yang setiap hari beraktivitas di sekitar kawasan Rusunawa.
Warga berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengelola Rusunawa, serta instansi terkait dapat segera mengambil langkah penanganan yang komprehensif. Selain pengangkutan sampah secara rutin, warga juga mengusulkan peningkatan pengelolaan sampah dan pengawasan lingkungan agar kawasan Rusunawa Waduk Pluit tetap bersih, sehat, dan layak huni bagi seluruh penghuni.
Rahmat











