Kotabaru, penanews.net – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali menunjukkan eksistensinya di Kabupaten Kotabaru melalui pelantikan kepengurusan HMI Cabang (P) Kotabaru-Tanah Bumbu periode 2025-2026 yang digelar di Aula Masjid Apung Siring Laut Kotabaru, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, Asisten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Tanah Bumbu Muhammad Ali Lutfi, Staf Ahli Bupati Kotabaru, Ketua Umum HMI Badko Kalsel, perwakilan DPRD, Presidium Majelis Daerah Korps Alumni HMI (KAHMI) Kotabaru, Ketua Dewan Pakar KAHMI Kotabaru, perwakilan Forkopimda, Ketua BEM se-Kotabaru, serta tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis menyampaikan kepada awak media bahwa HMI merupakan salah satu organisasi mahasiswa terbesar dan berpengaruh di tingkat nasional. Menurutnya, keberadaan HMI diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Kami berharap HMI bisa menjadi mitra yang kritis dan terukur, serta mampu memberikan masukan yang konstruktif dan inovatif dalam rangka membangun Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Ia menilai, peran organisasi kepemudaan sangat penting dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia berharap HMI mampu menjadi pelopor di berbagai bidang.
“Mudah-mudahan amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, sehingga keberadaan HMI di Kotabaru bisa menjadi salah satu organisasi pelopor, baik di bidang politik, ekonomi, maupun kebudayaan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua HMI Cabang Kotabaru-Tanah Bumbu, Tegu Jaka Saputra, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih progresif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ia mengatakan, kepengurusan yang baru diharapkan dapat memperkuat solidaritas kader sekaligus meningkatkan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
“Kepengurusan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kader dan meningkatkan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Tegu juga menanggapi harapan yang disampaikan Wakil Bupati terkait peran HMI dalam menjawab persoalan daerah. Ia menegaskan, kepengurusan HMI ke depan akan fokus terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah yang dinilai menjadi perhatian serius di Kotabaru.
“Masalah lingkungan yang sering kita dengar di Kotabaru, seperti persoalan sampah dan isu lingkungan lainnya, menjadi hal yang cukup kritis bagi kita. Ini perlu kembali ditanamkan kepada pemuda agar lebih peka terhadap persoalan lingkungan,” pungkasnya.
(Aswad)











