Bogor, penanews.net _ Jawa Barat. Pemerintah Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalokasikan Dana Desa Tahap I Tahun 2025 untuk pembangunan infrastruktur jalan. Langkah ini diambil guna meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Pembangunan jalan tersebut berlokasi di Kampung Tegal Mangga RT 003 RW 003. Proyek ini mencakup pembangunan jalan sepanjang 350 meter, dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan beton mencapai 12 sentimeter. Pemerintah desa memastikan bahwa pengerjaan dilakukan secara transparan, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan.
Ridwan, Sekretaris Desa Cipinang, mengatakan bahwa dalam proses pembangunan ini, pihak desa juga memberdayakan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja. “Selain meningkatkan infrastruktur, kami juga ingin menggerakkan perekonomian warga melalui pemberdayaan masyarakat,” ujarnya, Selasa (29/4).

Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah betonisasi dengan penggunaan coran sebanyak 119 kubik. Ridwan menegaskan bahwa kualitas material yang digunakan telah disesuaikan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar hasil pembangunan lebih kuat dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ridwan menambahkan, setiap kegiatan pembangunan di Desa Cipinang selalu dilaksanakan secara terbuka. “Kami selalu memasang papan informasi kegiatan di lokasi proyek, agar masyarakat dapat mengetahui rincian pekerjaan yang sedang berlangsung,” katanya.
Menanggapi isu yang beredar mengenai tidak adanya papan informasi proyek di lokasi, Ridwan dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa isu tersebut tidak berdasar dan merupakan hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Desa Cipinang, lanjut Ridwan, berkomitmen menjaga prinsip transparansi dalam penggunaan dana desa. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat mengetahui dan mengawasi penggunaan dana desa, demi tercapainya pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan jalan ini, Pemerintah Desa Cipinang berharap dapat memperlancar akses masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan taraf hidup warga Kampung Tegal Mangga dan sekitarnya.
(BM)






