Di bawah langit senja yang berwarna ungu,
berjalan dua jiwa, indah tanpa ragu.
Senyum mereka bagaikan cahaya pagi,
menghapus kelam, menghadirkan harmoni.
Yang satu lembut, bagai embun menyejukkan,
yang lain tegas, laksana matahari menyemangati kehidupan.
Berbeda wajah, berbeda cara,
namun hati mereka berirama sama.
Cantik bukan hanya pada paras yang terpandang,
tapi pada jiwa yang saling menenangkan.
Seperti dua bintang di langit malam,
berdekatan, meski punya cahaya masing-masing yang dalam.
Mereka saling melengkapi, seperti bait dan nada,
tanpa satu, lagu tak sempurna.
Sahabat sejati, dua bunga yang mekar bersamaan,
harum keduanya, menghidupkan jalan kehidupan.
Jika satu menangis, yang lain menjadi pelukan,
jika satu jatuh, yang lain tangan penguat ke depan.
Cantik mereka bukan sekadar rupa,
tetapi jiwa yang setia, dan cinta yang sederhana.



